Spesifikasi Profil Kusen UPVC Conch

Conchindonesia.com - Dibanding kayu atau alumunium yang sudah sangat umum dipergunakan, kusen UPVC untuk dekorasi jendela, pintu atau partisi ruangan boleh dibilang masih tergolong baru di pasar Indonesia. Tak heran banyak orang terutama mereka-mereka yang belum pernah memakai atau memasang kusen ala UPVC ini sering meraba-raba atau menebak-nebak seperti apa itu UPVC, warnanya apa saja, cara pasangnya bagaimana, speknya seperti apa, bisa buat apa saja, dst. 


Well, kami akan coba menjelaskan beberapa poin penting yang sekiranya bisa menambah pengetahuan atau masukan. Tentu saja berkaitan dengan spesifikasi (spek) dari profil kusen UPVC merek CONCH yang kami pergunakan atau pasarkan. Semoga bisa menjawab beberapa pergumulan atau pertanyaan dari sebagian kita yang juga sering dipertanyakan langsung kepada kami.

 

Spesifikasi Profil Kusen UPVC Conch

 

Spesifikasi profil kusen UPVC Conch
Beberapa spesifikasi profil batangan kusen UPVC merek Conch akan dijabarkan di bawah ini.

 

Import From China

 

Produk kusen UPVC Conch diimpor (didatangkan) langsung dari pabriknya di Cina. Jadi ini adalah murni produk impor sama seperti beberapa produk konstruksi lainnya. Harap diingat UPVC ada banyak mereknya di pasaran. Ada produk lokal dan ada produk impor. Impor pun bisa dari berbagai negara meski paling banyak memang dari Cina. Sekalipun ada yang mengklaim buatan Eropa tetapi produksinya tetap di Cina. Conch adalah produk impor. Bukan lokal! Termasuk salah satu merek terkenal di dunia!


Kegunaan atau Peruntukan UPVC Conch


Untuk membuat atau merakit semua jenis jendela, pintu atau partisi ruangan yang ada di sebuah bangunan baik itu residensial atau komersial. Jadi bisa menggantikan penggunaan kusen kayu atau kusen aluminium.


Warna Profil UPVC Conch


Sama seperti kusen aluminium, UPVC bisa memiliki banyak warna tergantung pembuatan dari pabrik. Namun untuk UPVC tidak ada warna coating seperti kusen aluminium seperti: kuning, merah, hijau, biru, dsb. Sebenarnya produk kusen aluminium dari pabriknya itu sendiri tidak ada warna-warna nyentrik demikian. Hanya ada warna-warna dasar saja. Warna coating itu adalah warna orderan khusus yang dibawa ke pabrik pengecatan untuk dicat ulang. Bukan dari pabrik aluminium itu sendiri. Berhubung warna putih marak dipergunakan maka sekarang untuk kusen aluminium warna putih sudah ada yang langsung dari pabrik. Sebelumnya masih tergolong warna coating (diucap: koting). Sebab aluminium aslinya hanya ada warna: silver (CA), hitam, cokelat dan serat kayu (wood grain).

 

Untuk produk UPVC Conch yang masuk ke Indonesia yang juga kami pasarkan saat ini memiliki 5 macam warna. Adapun warna-warna itu adalah:

  • PUTIH (WHITE)
  • HITAM (BLACK)
  • COKELAT (BROWN)
  • SERAT KAYU/URAT KAYU (WOOD GRAIN DARK OAK)
  • SERAT KAYU/URAT KAYU (WOOD GRAIN GOLDEN OAK)

 

Beda dark oak dan golden oak adalah kalau dark oak motifnya lebih gelap sementara golden oak lebih terang. Jadi kalau anda mencari UPVC warna hijau, biru, kuning, merah dan warna aneh nyentrik lainnya jelas tidak tersedia. Tidak tahu ke depannya apakah akan diproduksi atau tidak meski memang bisa saja diproduksi. Kalau memang membutuhkan warna-warna nyentrik tersebut saran kami mau tidak mau gunakanlah produk kusen aluminium.

Panjang profil batangan kusen UPVC Conch 5,8 meter
Secara umum spesifikasi batangan kusen UPVC Conch adalah: panjang 5,8 m, lebar 6 cm untuk kusen, 8 cm jendela dan 10 cm pintu dengan tebal 2 mm. Warna ada 5 yakni: putih, cokelat, hitam, serat kayu dark oak, serat kayu golden oak. Namun demikian warna sangat tergantung ketersediaan.

Lebar Profil UPVC Conch

 

UPVC Conch tidak mengenal lebar 3 inch atau 4 inch seperti kusen aluminium. Profil kusen UPVC Conch selama ini hanya memiliki satu ukuran lebar yakni sebesar 6 cm (enam sentimeter). Kalau mau disamakan dengan produk kusen aluminium maka lebar 6 cm ini termasuk ukuran 3 inch. Kurang lebih seperti itu dan ini untuk profil kusennya. Sementara untuk lebar profil jendela UPVC Conch adalah 8 cm (delapan sentimeter). Untuk lebar profil pintu adalah 10 cm (sepuluh sentimeter).

 

Tentu terlihat sedikit teknis mengenai ukuran-ukuran ini. Bagi yang bukan arsitek, desainer, kontraktor atau tukang kusen, rasanya tidak perlu terlalu dipersoalkan. Yang pasti jika rumah atau bangunan anda saat ini terpasang kusen aluminium baik itu jendela atau pintu maka pasti bisa dibongkar dan diganti dengan kusen UPVC. Begitu juga sebaliknya dari UPVC bisa diganti dengan aluminium atau bahkan kusen kayu. Hanya beda di bahannya saja.

 

Tebal Profil UPVC Conch

 

Tebal profil UPVC Conch adalah 2 mm (dua milimeter). Maksud tebal di sini adalah tipisnya lempengan UPVC itu sendiri. Dua mili termasuk tebal untuk ukuran plat atau lempengan logam loh. Boleh dibilang UPVC jauh lebih tebal dari semua jenis atau merek kusen aluminium di pasar. Meski sebenarnya tebal tipis ini juga tergantung jenis profil yang dipergunakan. Kurang lebih seperti itu.

 

Panjang Profil UPVC Conch

 

Panjang dari batangan kusen UPVC Conch dari pabrik adalah 5,8 meter. Kurang lebih 6 meterlah jika mau dibulatkan. Tak beda jauh dengan batangan kusen aluminium. Panjang ini akan dipotong-potong dan dirakit sesuai ukuran jendela, pintu atau bangunan yang akan dikerjakan. Yang membedakannya dengan aluminium adalah jika aluminium hanya butuh mesin potong biasa dan dirakit secara manual, UPVC selain mesin potong juga membutuhkan mesin press (welding) untuk menyatukan semua sudut yang ada. Mesin pun ada banyak macamnya dari yang manual, semi manual hingga otomatis dengan kepala satu, kepala dua, tiga, empat, dst. Untuk dipasang di jendela atau pintu tetap menggunakan tenaga manusia (tukang).


Ruang Rongga Profil UPVC Conch

 

Rongga skat chamber batangan kusen UPVC Conch
Yang berwarna merah di bagian tengah adalah batangan besi untuk merakit dan memasang UPVC ke tembok. Karena itulah kusen UPVC jauh lebih berat dari kusen aluminium. Inilah yang membuatnya lebih kuat dan memiliki daya tahan yang lebih baik. Panah warna biru adalah mengenai tebal profil UPVC itu sendiri. Sedangkan kotak warna oranye adalah informasi mengenai rongga-rongga (chamber) yang ada di profil UPVC. Aluminium hampir tidak mengenal adanya rongga-rongga seperti ini.

 

Ini masih termasuk informasi teknis. Maksud ruang atau rongga di sini adalah jalur atau chamber-chamber yang biasanya berbentuk kotak tertutup di bagian dalam sebuah batangan profil UPVC. UPVC memiliki rongga-rongga yang jauh lebih banyak dari kusen aluminium. Bukan cuma lebih banyak tetapi juga lebih variatif. Kalau kusen kayu jelas tidak ada rongga seperti ini.

 

Fungsi dari rongga atau chamber ini adalah sebagai media untuk menstabilkan suhu dan sekaligus menahan suara. Makanya produk UPVC mengapa bisa diklaim lebih kedap suara dan lebih bisa menahan panas ya karena faktor adanya rongga-rongga seperti ini. Kalau di kusen aluminium jelas sangatlah sedikit atau boleh dibilang tidak ada sama sekali. Kusen aluminium tidak mengenal teknologi seperti ini.

 

Kesimpulannya: semua yang dijabarkan di atas adalah hal-hal teknis yang lebih banyak ditujukan untuk konsumen yang bergerak di bidang jasa desain interior eksterior, konstruksi dan arsitektural. Untuk ada yang murni hanya pengguna atau pemilik bangunan tidak perlu terlalu diambil pusing. Intinya sekarang untuk bahan kusen jendela, pintu, partisi ruangan kantor, pintu kamar tidur, pintu kamar mandi, pintu garasi, dsb...selain menggunakan kayu dan aluminium juga bisa UPVC. Gampang kok. Tidak perlu dibuat bingung. UPVC itu produk umum meski memang terdengar baru di market Indonesia.


Jika ada kesempatan, cobalah main ke rumah teman atau relasi anda yang menurut anda rumahnya sedikit lebih mewah. Anda datang ke jendela atau pintunya lalu anda melihat kok terlihat lebih bagus dan rapi. Anda ketok dan jika bunyinya bukan kaleng atau logam maka bisa dipastikan itu adalah UPVC.