UPVC Meningkatkan Nilai Jual Properti!

Conchindonesia.com -  Tahukah anda bahwa penggunaan UPVC bisa meningkatkan nilai jual (market positioning) dari sebuah bangunan? Entah itu bangunan unit perumahan, ruko rukan untuk kepentingan bisnis, rumah kost-kostan yang disewakan bulanan atau bahkan ruang perkantoran, kamar hotel serta apartemen. Mungkin banyak dari antara kita terutama developer dan owner yang belum menyadari hal ini. Karena kita sudah merasa nyaman dan terbiasa dengan produk kusen aluminium. Padahal zaman dan penemuan teknologi sudah berubah. 30 puluh tahun ke depan mungkin akan ada penemuan baru lagi.


Meningkatkan Nilai Jual Properti Dengan UPVC


UPVC untuk kusen, pintu dan jendela hadir dari keterbatasan atau kekurangan kusen aluminium itu sendiri. Aluminium ditambang dan diproses dari alam baik dari bijih bauksit, korundum, boehmit, dst. Meski termasuk mineral logam yang paling banyak tersedia di muka bumi secara berlimpah, toh hari demi hari akan semakin berkurang dan menipis karena ditambang secara berkesinambungan. Bahkan bisa habis suatu hari nanti. Ketersediaannya yang menipis dan dipergunakan di hampir semua bidang kehidupan secara tidak langsung akan membuat harganya sangat mahal suatu saat nanti. Aluminium bukan cuma buat kusen saja loh, mulai dari pembungkus makanan, rokok, kusen hingga alat kesehatan dan makanan minuman. 


Karena keterbatasan jumlahnya pada suatu masa, membuat kusen aluminium yang memiliki rongga-rongga seperti kusen UPVC hampir mustahil. Bisa, tetapi jika dipaksakan maka harga jualnya akan sangat mahal dan bobotnya pun akan semakin berat. Sangat tidak efektif secara teknis dan tidak efisien secara bisnis. Karena itulah UPVC mengambil alih posisinya sebagai alternatif material bangunan selain tentu saja masih ada misalnya kayu, besi, baja, tembaga, PVC, kuningan, dsb. 


Kualitas Bangunan


Teknologi UPVC apapun mereknya dengan profil yang memiliki rongga-rongga, otomatis jauh lebih kedap suara dan cepat menstabilkan suhu ruangan. Dengan demikian sebuah bangunan akan jauh lebih nyaman. Siapa sih yang tidak mau punya rumah, ruang kantor, tempat kerja yang lebih nyaman dan tenang? Jika harus menyalakan ac di wilayah beriklim tropis seperti Asia atau mesin pemanas di wilayah beriklim dingin di Eropa, maka akan jauh lebih cepat tercipta dan mempertahankan suhu tersebut dengan baik dalam jangka waktu yang lama. Misalnya tiba-tiba listrik padam atau mati. Rongga dan proses penyatuan ujung UPVC dengan mesin welding, secara otomatis membuat rangkaian sebuah partisi kusen, jendela atau pintu lebih rapat dan lebih sempurna (seamless). Ujung-ujungnya lebih hemat biaya listrik, bukan?


Meningkatkan nilai jual properti dengan kusen UPVC
Kusen untuk bangunan dan ruangan baik itu partisi, jendela, pintu, kaca mati dan seterusnya bukan merupakan satu-satunya poin untuk meningkatkan nilai jual sebuah properti, tetapi minimal ada sesuatu yang baru yang bisa kita tawarkan. Kusen UPVC bisa memainkan peranan ini. Hunian akan jauh lebih tenang, nyaman dan indah. image: homebnc.com

Dengan memakai kusen UPVC semua bangunan akan mendapatkan nilai tambah seperti yang baru kami sebutkan di atas. Dengan demikian jika itu adalah perumahan akan lebih menarik minat pembeli, jika itu adalah hotel akan membuat penghuni merasa lebih nyaman, jika itu adalah apartemen akan membuat pemiliknya merasa lebih berkelas, jika itu adalah ruangan kantor maka akan membuat yang bekerja di sana jauh lebih produktif karena lebih tenang, dst. Semua orang butuh ketenangan! Dan kita bisa menciptakan semuanya itu hanya dengan mengganti kusen kayu atau kusen aluminium biasa dengan kusen UPVC! Sederhana sekali! Coba dipertimbangkan ulang jika anda benar-benar ingin memenangkan pasar pemasaran properti anda.


Diferensiasi Produk


Sejak tahun 80-an, kusen kayu sudah benar-benar mulai ditinggalkan orang karena berbagai kekurangannya. Tentu saja ini seiring dengan penemuan dan aplikasi aluminium itu sendiri untuk kusen. Kusen aluminium bisa menciptakan bangunan yang jauh lebih menarik dan berdaya tahan tinggi. Salah satunya adalah warna yang bisa didapatkan dari sekadar warna serat kayu (wood grain) kusen kayu itu sendiri. Tapi sudah lebih dari 50 tahun kita mengaplikasikan kusen aluminium untuk bangunan dan konstruksi. Tidak ada yang berbeda jika semua bangunan properti hanya memakai kusen aluminium hingga sekarang tahun 2022 ini. Padahal dalam menciptakan atau menjual sebuah produk kita perlu memberikan nilai tambah. Menciptakan sebuah terobosan baru untuk calon pembeli.


Kita bisa menciptakan sesuatu yang baru itu hanya dengan hanya mengganti kusen jenis lama dengan kusen jenis UPVC. Apapun merek UPVC-nya sebenarnya tidak masalah asal dipastikan kualitasnya sudah teruji. Jangan sampai salah pilih lalu dikomplain pembeli yang akhirnya mencoreng image kita sebagai developer atau pengembang properti. 


"Tapi ongkos produksi jadi mahal Pak!"


Mana adalah mau yang cakep, tahan lama lalu murah? Cobalah berkonsultasi dengan aplikator atau fabrikator UPVC favorit anda jika anda memang membangun kawasan perumahan yang ingin mengaplikasikan UPVC yang kelasnya UPVC namun seharga kusen aluminium. Biasanya mereka bisa memberikan saran terbaik untuk anda sesuai pengalaman mereka. Sekali lagi kembali kepada target pasar di mana unit properti anda dijual. Kalau bidik kelas menengah ke bawah kusen aluminium sudah lebih dari cukup seperti merek Dacon pun konsumen tidak bakalan tahu. Mereka hanya tahu kusennya sudah kusen aluminium. Kalau kusen kayu ya jangan pakai lagi. Bikin repot pasti tidak ada yang mau beli. 


Namun kalau anda membidik kelas menengah ke atas atau smart buyer yang krisis dan melek teknologi, rasanya harus sesuatu yang spesial dan berbeda. UPVC bisa membantu anda mendapatkan semuanya itu. Begitu mereka masuk ke unit rumah contoh anda lalu menutup pintunya, per detik itu juga mereka akan merasakan sesuatu yang lain dari biasanya. Jauh lebih tenang dan nyaman. Begitu mesin air conditioning dinyalakan akan langsung cepat terasa sejuk dan dingin. Anda bisa buktikan omongan kami ini! Silakan masuk ke rumah atau kantor yang sudah menggunakan kusen UPVC.


Bagaimana menurut anda?